Robikin Emhas Apresiasi Kebijakan Pemerintah Larang Mudik Lebaran

NU Sumsel Online – Adanya kebijakan Pemerintah tentang larangan mudik lebaran Tahun 2021, tepatnya pada tanggal 16 hingga 17 Mei nampaknya banyak mendapatkan dukungan, salah satunya Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ketua PBNU, KH Robikin Emhas. Keputusan tersebut juga diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19 yang hingga saat ini masih meresahkan.

Dikatakan Robikin, bahwa kebijakan peniadaan mudik lebaran tersebut juga telah dibuat berdasarkan pertimbangan substansial. “Jadi harus didukung dan diapresiasi bersama,” kata Robikin.

Menurutnya, saat ini masyarakat juga dinilai telah banyak memahami era teknologi melalui ponsel pintar. Dengan kecanggihan teknologi yang ada, silahturahmi yang kerap dilakukan ketika hari raya lebaran dianggap juga dapat dilakukan meski tanpa bertatap muka.

“Kita bisa memperkuat silaturahim dengan sanak keluarga dan handai tolan kapan pun dan dimana pun. Tidak hanya pada momentum idul fitri, bahkan setiap waktu,” ujarnya.

“Demikian juga dalam konteks syiarnya. Jika gerakan lebaran di medsos digelorakan, maka akan ada efek syiar yang cukup kuat. Sesuatu yang layak dilakukan di era disrupsi,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mengungkapkan, bahwa angka penularan dan kematian Covid-19 hingga masih tinggi, khususnya pasca libur panjang.

“Seperti kita maklum bersama, covid19 masih cukup tinggi. Imunisasi juga masih sedang berjalan, itupun masih jauh dari total target nasional. Untuk itu, kebijakan pemerintah melakukan peniadaan mudik lebaran tahun 2021 merupakan langkah tepat,” ungkapnya.

Menurutnya, perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) juga merupakan mandat konstitusi yang tidak bisa ditawar. (Al)

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Cak Amir Sungkem Gurunya Gus Atho

NU Sumsel Online – Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi disele-sela mengikuti rapat bersama KH …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *