Kisah Ashabul Kahfi Tercantum dalam Surat Al Kahfi

NU Sumsel Online – Kisah Ashabul Kahfi atau tujuh orang pemuda beriman yang tertidur dalam gua selama ratusan tahun merupakan salah satu hal tauladan yang menarik untuk diulas. Menurut firman Allah SWT dalam Surat Al Kahfi, Ashabul Kahfi tersebut dikisahkan hidup pada masa pemerintahan Raja Decyanus yang terkenal zalim dan tak segan-segan untuk membunuh siapa saja yang berani menentang kehendaknya.

Saat itu, ketujuh pemuda beriman tersebut menolak untuk menuruti perintah Raja Decyanus agar menyembah berhala karena besarnya iman mereka terhadap Allah SWT. Alhasil Ashabul Kahfi inipun mencoba melarikan diri dan berlindung di dalam gua. Kemudian Allah SWT menurunkan rahmat kepada ketujuh pemuda beriman tersebut dengan menidurkannya selama sekitar 309 tahun.
Kisah Ashabul Kahfi dalam Surat Al Kahfi

Kisah para pemuda dengan kecintaan yang tinggi terhadap Allah Ta’ala ini juga tertuang dalam Alquran Surat Al Kahfi ayat 9-26. Agar kamu semakin tahu kisah Ashabul Kahfi tersebut, simak terjemahan dari penggalan ayat 9-13 Al Kahfi berikut ini ya!

Ayat 9: “Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?”

Ayat 10: “(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Ayat 11: “Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu”

Ayat 12: “Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu] yang lebih tepat dalam menghitung berapa lama mereka tinggal (dalam gua itu)”

Ayat 13: “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.

Berdasarkan terjemah Alquran Surat Al Kahfi ayat 9-13 di atas, semoga kita bisa semakin mentauladani kisah keimanan para Ashabul Kahfi kepada Allah SWT.

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Syahwat Politik Jelang Muktamar NU ke 34

NU Sumsel Online -Muktamar NU di Provinsi Lampung, Pulau Sumatera, masih akan berlangsung bulan Desember …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *