Keutamaan Membaca dan Mempelajari Al-Qur’an

Diceritakan bahwa para ulama terdahulu sudah berdoa kepada Allah enam bulan sebelumnya agar disampaikan kepada bulan Ramadhan. Bahkan mereka berdoa selama enam bulan sesudahnya agar diterima ibadahnya selama bulan Ramadhan tersebut. Dari Abu ‘Amr Al-Auza’i berkata, adalah Yahya bin Abi Katsir berdoa memohon kehadiran bulan Ramadhan: “Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat ke Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amalku di Ramadhan.” (Hilyatul Auliya’: I/420)

Maka, tiada kata yang patut kita haturkan, melainkan sanjungan tertinggi pada Allah SWT, karena hanya atas kuasa dan izin-Nyalah pada hari ini kita masih diberi kesempatan dan umur panjang hingga kita dapat bertemu kembali dengan bulan yang dinanti-nantikan ini, bulan suci, mulia dan penuh berkah, bulan Ramadhan.

Perlu kita sadari, bahwa tidak semua orang muslim di dunia mendapatkan kesempatan bertemu kembali dengan bulan yang Agung ini. Banyak kerabat kita, tetangga kita dan saudara-saudara kita sesama muslim yang telah dipanggil terlebih dahulu untuk pulang menghadap Allah SWT sebelum Ramadhan yang dinanti-nantikan tiba. Semoga kita bisa menjadikan Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yang lebih baik dan lebih berkualitas dibandingkan dengan Ramadhan-ramadhan yang telah lalu.

Tema kultum ini adalah ‘Keutamaan Membaca dan Mempelajari Al-Qur’an’. Banyak hadis yang telah menceritakan betapa besar keutamaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Terlebih di bulan suci Ramadhan saat ini. Berikut ini adalah beberapa keutaman membaca dan mepelajari Al-Qur’an:

Menjadi manusia yang paling baik dan utama di mata Allah

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” (H.R. Bukhari). Dari hadis tersebut tampak bahwa, orang yang paling baik bukanlah orang yang sedekahnya paling banyak, atau yang haji dan umrohnya berkali-kali. Namun orang yang paling baik adalah mereka yang mau meluangkan waktunya belajar membaca dan memahami Al-Qur`an. Bagi yang sudah bisa membaca maka ajarkanlah. Begitu mulianya membaca dan mempelajari Al-Qur’an sampai-sampai Nabi saw bersabda: “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. al-Baihaqi).

Membaca satu huruf bernilai sepuluh kebaikan

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Quran, maka ia akan mendapatkan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alim satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf”. (HR. At-Tirmidzi)

Al-Qur’an menjadi syafaat pada hari kiamat

Rasulullah bersabda: “Bacalah Al-Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai penolong bagi para pembacanya”. (HR. Muslim)

Bagi yang masih terbata-bata membaca Al-Qur’an tetap dapat pahala

Rasulullah bersabda:“Orang yang membaca Al-Quran dan ia benar dalam membacanya, maka ia akan bersama para malaikat yang mulia. Dan orang yang membaca Al-Quran dengan terbata-bata karena kesusahan maka ia mendapatkan dua pahala”. (HR. Muttafaqun Alaih)

Mendapatkan rahmat, ketenangan batin dan namanya viral di langit

“Tidak semata-mata berkumpul satu kaum di rumah Allah yang dibacakan di dalamnya kitabullah dan difahami maknanya, kecuali malaikat turun, akan diberikan rahmat, diberikan ketenangan batin dan nama-nama orang itu disebut-sebut oleh penduduk langit. (HR. Muslim)

Mendapatkan balasan terbaik dari Allah

“Siapa saja yang disibukkan oleh membaca Al-Qur’an, hingga tak sempat dzikir yang lain kepada-Ku dan meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya balasan terbaik orang-orang yang meminta. Ingatlah, keutamaan Al-Qur’an atas kalimat-kalimat yang lain seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya,” (HR. Al-Baihaqi)

Demikianlah beberapa keutamaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Semoga uraian singkat tadi menjadikan kita semakin bersemangat dan semakin termotivasi lagi untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Semoga di bulan yang penuh berkah ini, kita bisa menyibukkan diri kita dengan Al-Qur’an. (Sumber: UINSA)

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Syahwat Politik Jelang Muktamar NU ke 34

NU Sumsel Online -Muktamar NU di Provinsi Lampung, Pulau Sumatera, masih akan berlangsung bulan Desember …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *