Cak Amir Stafsus Gubernur Jelaskan Usaha Berhasil Harus Kerja Keras

NU Sumsel Online – Kerja keras termasuk salah satu hal yang diajarkan oleh ajaran Islam. Bahkan, umat Islam diwajibkan untuk selalu bekerja keras. Kewajiban untuk selalu bekerja keras ini terdapat dalam al Quran, surat al Qashash ayat 77, “Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah Dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah Berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak Menyukai orang yang berbuat kerusakan”.

Dari ayat al Quran di atas, kita mengetahui bahwa kerja keras ternyata juga diwajibkan dalam Islam, bahkan dalam kegiatan duniawi. Di ayat tersebut kita diajarkan untuk tidak boleh hanya memikirkan kehidupan akhirat saja, melainkan kita juga harus memperjuangkan kehidupan kita di dunia. Kedua hal ini, dunia dan akhirat, harus seimbang diperjuangkan, tidak berat sebelah. Sangat baik untuk kita memaksimalkan ibadah kita untuk akhirat dan sangat baik pula kita untuk bekerja keras pula untuk kesejahteraan hidup kita di dunia.

Pernah diceritakan dalam hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa suatu hari ketika Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam sedang berada di sebuah majelis dengan para sahabat, terlihat pemuda berbadan kekar dan kuat sedan sibuk bekerja. Pemuda itu berlalu Lalang di sekitar rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian, salah satu sahabat berkomentar, ‘Wah, sayang sekali pemuda itu, sepagi ini sudah sibuk bekerja’. Sahabat tersebut pun melanjutkan perkataannya, ‘Seandainya saja, kekuatan tubuhnya, umur mudanya dan kesempatan waktunya digunakan untuk jihad fi sabilillah, sungguh alangkah baiknya’.

Mendengat ucapan salah satu sahabat tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan agar tidak berkata demikian. Teguran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini sesuai dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala di surat al Qashash sebelumnya. Bahwa manusia selama hidupnya pun memang dianjurkan untuk kerja keras dalam bekerja dan mencapai keinginannya.

Sebenarnya, kerja keras seorang manusia dalam bekerja pun ternyata juga merupakan bentuk keimanannya kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kita harus ingat bahwa tujuan hidup kita di dunia adalah untuk mencari ridha Allah subhanahu wa ta’ala. Maka, jika kita mengingat hal tersebut, kita akan bisa meluruskan niat kita dalam bekerja dan melakukan kegiatan apapun dengan niat ibadah mencari ridha-Nya.

Dengan pola pikir seperti ini, akan terbentuk kesungguhan dalam hati setiap kali kita bekerja atau mengusahakan sesuatu, karena kita percaya bahwa semua yang kita lakukan bernilai ibadah di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala.

Kesungguhan dalam berusaha ini selanjutnya akan memunculkan kerja keras dalam setiap usaha dan pekerjaan kita. Kita tidak akan bertindak sembarangan, melainkan akan berusaha sebaik mungkin dalam menjalani segala sesuatu. Hal ini tidak lain karena seorang muslim diajarkan untuk selalu berharap hasil yang baik untuk hidupnya. Seperti dalam surat al Baqarah ayat 201, “Dan di antara mereka ada yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka’”.

Bekerja keras dalam Islam tidak hanya berbicara tentang usaha untuk mencapai keinginan atau cita-citanya. Dalam ajaran agama Islam, manusia wajib beriman tentang ketentuan takdir. Namun, di saat yang bersamaan, umat muslim juga percaya bahwa takdir atau nasib seseorang bisa berubah dengan adanya usaha dari manusia itu sendiri.

Hal tersebut disebutkan dalam al Quran surat ar Ra’d ayat 11, “Sesungguhnya Allah tak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri”. Maka, dengan mengikuti anjuran al Quran ini, kita harus selalu bekerja keras untuk dapat mengubah nasib dan takdir kita, alih-alih hanya diam dan menangisi apa yang kita alami.

Dengan kita bekerja keras dan terus berusaha, insyaa Allah kita akan bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Selaras dengan ayat di atas, lagi-lagi Allah mengajarkan manusia untuk bekerja keras karena apa yang kita usahakan, maka itulah yang akan kita dapatkan. Hal ini tertulis dalam surat an Najm ayat 39 yang memiliki arti, “Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya”. Oleh karena itu, kita harus yakin, semakin kita bekerja keras, maka makin maksimal pula hasil yang akan kita dapatkan. (Sumber: dalamislam.com)

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Syahwat Politik Jelang Muktamar NU ke 34

NU Sumsel Online -Muktamar NU di Provinsi Lampung, Pulau Sumatera, masih akan berlangsung bulan Desember …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *