Cak Amir Stafsus Gubernur Jelaskan 5 Amalan di Bulan Safar: Puasa Ayyamul Bidh hingga Membaca Al Quran

Amalan di bulan Safar sudah sebaiknya kita lakukan untuk mendapatkan ridho Allah SWT. Sayangnya masih ada segelintir orang yang menganggap bahwa bulan Safar adalah bulan yang dipenuhi kesialan.

Kepercayaan yang keliru ini didasari saat dahulu rumah-rumah orang Arab kosong di bulan Safar karena mengikuti perang. Padahal sebagaimana yang diujarkan Nabi Muhammad SAW, tidak ada bulan dipenuhi kesialan melainkan kebaikan dari Allah SWT.

“Tidak ada wabah dan tidak ada keburukan binatang terbang dan tiada kesialan bulan Safar dan larilah (jauhkan diri) daripada penyakit kusta sebagaimana kamu melarikan diri dari seekor singa” (HR. Bukhari).

Sebagaimana bulan Hijriyah lainnya, umat muslim juga dianjurkan melakukan amalan di bulan Safar untuk memperoleh ridho dari-Nya.

Kumpulan Amalan di Bulan Safar

1. Puasa sunnah bulan Safar

Salah satu puasa sunnah yang dapat dilakukan selama bulan Safar adalah puasa Ayyamul Bidh. Di bulan Safar 1443 H kali ini, puasa Ayyamul Bidh dapat dilaksanakan selama tanggal 20-22 September 2021.

2. Perbanyak Dzikir

Salah satu keutamaan dzikir adalah memperberat timbangan di akhirat sebagaimana dzikir menjadi salah satu kalimat yang dicintai Allah SWT

Baca Juga: 6 Peristiwa Penting di Bulan Safar dalam Sejarah Islam

“Aku membaca subhaanallah wal hamdulillah walaailaaha illallahu wallahu akbar (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah dan Allah Maha Besar). Bacaan itu lebih aku sukai daripada mendapat kekayaan sebanyak apa yang di bawah sinar matahari.” (HR.Muslim).

“Ada dua kalimat yang dicintai oleh Allah, ringan di lisan dan berat di timbangan: (yaitu bacaan) subhaanallah wabihamdihi subhaanallahil adzim.” (HR Bukhari)

3. Salat Berjamaah di Masjid

Amalan di bulan safar berikutnya adalah salat berjamaah di masjid. Dari Abu Umamah, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Barang siapa yang keluar dalam keadaan suci, menuju masjid untuk melaksanakan salat jamaah, maka pahalanya seperti pahala seperti orang yang sedang haji dalam keadaan ihram.” (HR. Abu Dawud).

Salah satu keutamaan dari salat berjamaah di masjid adalah pahala yang dikalikan hingga 27 kali lipat.

4. Salat Dhuha

Dalam tubuh manusia terdapat enam puluh sendi yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya. Di mana yang mampu melakukannya dalah salat dhuha.

“Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah. Maka jika engkau tidak menemukan nya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud).

5. Membaca Al-Quran

Amalan di bulan safar yang satu ini sebagaimana yang diungkapkan Nabi Muhammad SAW:

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka dia mendapat satu pahala kebaikan. Dan setiap satu pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali.” (HR. At Tirmidzi dan At Thabrani)

Selain menambah pahala, selagi membaca Al-Qur’an, kita juga bisa mempelajari tanggung jawab sebagaimana yang tertuang dalam beberapa ayat di Al-Qur’an.

Sekian penjelasan terkait amalan di bulan safar yang dapat dijalan oleh para muslim. Semoga Allah SWT memberikan rahmat untuk kita semua. (Sumber: Suara.com)

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Syahwat Politik Jelang Muktamar NU ke 34

NU Sumsel Online -Muktamar NU di Provinsi Lampung, Pulau Sumatera, masih akan berlangsung bulan Desember …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *