Cak Amir Jelaskan Manfaat Tahlilan

NU Sumsel Online – Para ulama telah sepakat bahwa sampainya kiriman pahala sedekah atas nama orang yang telah meninggal.

Seperti yang telah disebutkan dalam hadis-hadis yang sahih di antaranya;

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمِّي افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ فَهَلْ لَهَا أَجْرٌ إِنْ
تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ نَعَم

Dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha bahwa ada seorang laki-laki berkata, kepada Nabi ﷺ : “Ibuku meninggal dunia dengan mendadak, dan aku menduga seandainya dia sempat berbicara dia akan bershadaqah. Apakah dia akan memperoleh pahala jika aku bershadaqah untuknya (atas namanya)?”. Beliau menjawab: “Ya, benar”. (HR. Bukhari )

Imam Muslim juga meriwayatkan hadis yang semisal di dalam kitab sahihnya pada bab;

وصول ثواب الصدقات إلى الميت.
Sampainya pahala sedekah kepada mayit.

Islam tentunya agama yang mengayomi semua lapisan baik yang kaya maupun yang miskin . Jika si kaya mampu bersedekah dengan hartanya, tentu si miskin pun ada cara agar mereka juga bisa bersedekah. Seperti yang di jelaskan dalam hadist yang sahih. Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ بِكُلِّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةً
Sesungguhnya pada setiap kalimat tasbih adalah sedekah, setiap kalimat takbir adalah sedekah, setiap kalimat tahmid adalah sedekah, setiap kalimat tahlil adalah sedekah,.(HR. Muslim)

Tidak dipungkiri lagi bahwa bacaan kalimat tasbih, takbir, tahmid dan tahlil merupakan salah satu bentuk sedekah. Dalam Al-Quran disebutkan:

وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلاً
Amalan-amalan yang kekal lagi saleh (al-baqiyatus salihat) adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (QS. Al-Kahfi: 46)

Banyak ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan amalan-amalan yang kekal lagi saleh (al-baqiyatus salihat) adalah bacaan ini:

سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.

Diantara manfaat dan keutamaan bacaan tersebut yaitu:

Merupakan bacaan yang paling di sukai oleh Allah ﷻ
Rasulullah ﷺ bersabda:

أَحَبُّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَر َ

“Ada empat ucapan yang paling di sukai Allah Subhanahu Wa Ta’ala; 1. Subhanallah,
2. Al Hamdulillah,
3. Laa ilaaha illallah,
4. Allahu Akbar. . (HR. Muslim)

Dan juga merupakan bacaan yang paling dicintai oleh Rasulullah ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَأَنْ أَقُوْلَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ

Sesungguhnya membaca, Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar adalah lebih aku cintai daripada segala sesuatu yang terkena oleh sinar matahari. (HR. Muslim)

Dan juga merupakan bacaan yang merontokkan dosa.
Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ تَنْفُضُ الْخَطَايَا كَمَا تَنْفُضُ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا

“Sesungguhnya bacaan ‘subhaanAllah wal hamdu lillaah wa laa ilaaha illa Allah wa Allahu akbar’ merontokkan dosa-dosa sebagaimana sebatang pohon yang merontokkan daunnya.”
(HR. Ahmad, Abu Daud , Ibnu Majah). (Sumber: dutaislam.com)

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Syahwat Politik Jelang Muktamar NU ke 34

NU Sumsel Online -Muktamar NU di Provinsi Lampung, Pulau Sumatera, masih akan berlangsung bulan Desember …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *