Cak Amir Gelar Kajian Rutin Kitab Kuning Sekaligus Doakan Gus Yahya Menjadi Ketum PBNU

NU Sumsel Online – KH Amiruddin Nahrowi menggelar kajian rutin kitab kuning sekaligus dalam rangka mendoakan Yahya Cholil Staquf menjadi Ketua PBNU di Kantor PWNU Sumsel (26/11).

Kajian kitab kuning tersebut membahas tentang Keutamaan Sholat dan Hari Jumat dalam kitab ta’lim muta’alim.

Cak Amir menjelaskan sholat menurut bahasa doa sedangkan menurut istilah diawali takbir dan diakhiri dengan salam. Ada 5 perkara yang meremehkan sholat, dicabut barokah umur, dihapus muka dari orang sholeh, setiap amal ibadah yang baik tapi tidak mendapat pahala, doanya tidak sampai kepada Allah SWT, tidak seperti orang sholeh.

Sedangkan tentang Hari jumat lebih mulia dari idul fitri dan idul adha. Ada 5 kemuliaan hari jumat, Allah menciptakan Nabi adam, Nabi Adam turun ke bumi, Nabi Adam wafat hari jumat, Doa hari jumat diterima Allah SWT, Kiamat di hari jumat.

Cak Amir sapaan akrab KH. Amiruddin Nahrawi juga mendoakan Gus Yahya menjadi Ketua Umum PBNU pada Muktamar 34 nanti.

“Warga Nahdliyin di Sumatera Selatan mendoakan Gus Yahya dalam pertarungan perebutan kursi NU 1,”terang Ketua PWNU Sumsel usai pembacaan doa bersama.

Tidak hanya itu, pengurus wilayah dan cabang NU se-Sumsel tetap solid mendukung Gus Yahya.

“Tidak ada kata lain, Gus Yahya menang di Muktamar PBNU Desember mendatang,”ungkapnya.

Hal ini karena figur Gus Yahya yang dinilai pengurus NU jelas Cak Amir, layak memimpin di abad ke dua.

“Dari segi sejarah dan keilmuan Gus Yahya sangat cocok memimpin PBNU dan itu tidak usah diragukan lagi,” ungkapnya. (Al)

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Waketum PBNU Nusron Wahid dan Ketua PBNU Cak Amir Bahas Petani Sawit Bersama LPPNU Sumsel

NU Sumsel Online – Ketua LPPNU Sumsel Fauzi silaturahmi dengan Wakil Ketua Umum PBNU Nusron …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *