Cak Amir Ketua PBNU Jelaskan Keutamaan Sedekah Di Bulan Ramadhan

NU Sumsel Online – Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang selalu ditunggu oleh seluruh umat muslim. Pada bulan ini, seluruh umat muslim akan mengerjakan ibadah puasa wajib yang menjadi salah satu rukun Islam. Bukan hanya itu, umat muslim juga bisa mengerjakan amalan ibadah sunnah lainnya untuk memperoleh rahmat kebaikan dari Allah SWT. Seperti melaksanakan salat tarawih, membaca Alquran, hingga berdzikir.

Selain itu, terdapat amalan sunnah lain yang sangat baik dilakukan di bulan Ramadan, tidak lain adalah sedekah. Bersedekah atau berbagai terhadap sesama memang menjadi amalan baik yang dapat dilakukan setiap waktu. Namun dalam hal ini, bersedekah di bulan Ramadan akan menjadi amalan istimewa yang mendatangkan banyak kebaikan.

Dikatakan, terdapat keutamaan sedekah di bulan Ramadan bagi setiap umat muslim yang mengerjakannya. Amalan ini dapat memperbanyak pahala kebaikan yang berlipat ganda sebagai bekal kehidupan dunia akhirat yang akan dijalani kelak. Bukan hanya bagi orang yang bersedekah, orang yang menerima sedekah juga mendapatkan manfaat kebaikan di bulan Ramadan.

Oleh karena itu, bulan Ramadan ini menjadi kesempatan baik bagi Anda untuk menebar kebaikan. Selain menyebarkan kebaikan bagi sesama, sedekah juga menjadi amalan yang dapat meningkatkan iman ketakwaan kepada Allah SWT. Beberapa keutamaan sedekah di bulan Ramadan berikut perlu disimak untuk membangkitkan niat dan semangat menebar kebaikan di bulan suci.

Dilansir dari NU Online, berikut kami merangkum beberapa keutamaan sedekah di bulan Ramadan yang perlu diketahui.

Mengenal Sedekah

Sebelum mengetahui beberapa keutamaan sedekah di bulan Ramadan, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan sedekah. Sedekah atau shadaqah adalah harta benda yang dikeluarkan orang dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Dalam hal ini, sedekah termasuk amalan baik yang bersifat sunnah, artinya baik jika dilakukan namun tidak mendatangkan dosa jika ditinggalkan. Meskipun sama-sama mengeluarkan harta benda, namun sedekah berbeda dengan zakat. Di mana zakat merupakan amalan wajib yang harus dilakukan karena termasuk salah satu rukun Islam.

Sedekah Paling Utama

Keutamaan sedekah di bulan Ramadan yang pertama yaitu merupakan sedekah paling utama. Berdasarkan riwayat hadist, Rasulullah bersabda bahwa sedekah yang paling utama adalah sedekah yang dilakukan di bulan Ramadan.

“Dari Anas dikatakan, ‘Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama?’ Rasul menjawab, ‘Sedekah di bulan Ramadan,’ (HR At-Tirmidzi).

Seperti diketahui, bahwa Rasulullah senang berbagi atau bersedekah. Pada hadist riwayat lain pun dijelaskan bahwa Rasulullah semakin dermawan ketika berada di bulan Ramadan. Bukan tanpa alasan, sedekah di bulan Ramadan menjadi amalan baik yang mendatangkan banyak pahala di bulan Ramadan.

“Rasulullah SAW adalah orang paling dermawan di antara manusia lainnya, dan ia semakin dermawan saat berada di bulan Ramadan,” (HR Bukhari dan Muslim).

Pahala Berlipat Ganda

Keutamaan sedekah di bulan Ramadan berikutnya yaitu pahala yang berlipat ganda. Seperti diketahui, bahwa Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi setiap umat muslim yang melaksanakan ibadah atau amalan sunnah. Bukan hanya salat tarawih, membaca Alquran, atau berdzikir, Allah juga melipatgandakan pahala bagi umat muslim yang bersedekah di bulan Ramadan. Hal ini pun dijelaskan pada hadist riwayat Muslim:

“Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Semua amal kebaikan anak manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan serupa hingga 700 kali lipat. Allah Azza wa Jalla berfirman, ‘Kecuali puasa. Puasa adalah milik-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya karena ia meninggalkan syahwat dan makanan demi Aku.’ Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan, yaitu satu kebahagiaan saat berbuka puasa dan satu kebahagiaan lainnya saat menemui Tuhannya. Sungguh bau mulutnya lebih harum di sisi Allah daripada bau kesturi,” (HR Muslim).

Sedekah Berupa Makanan

Keutamaan sedekah di bulan Ramadan juga datang dari sedekah makanan. Berdasarkan hadist Shahih dan riwayat al-Tirmidzi, dijelaskan bahwa sedekah berupa makanan yang ditasharufkan (dipergunakan) untuk berbuka puasa merupakan amalan yang dapat mendatangkan banyak pahala. Bahkan orang yang memberi makanan orang berpuasa bisa mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa.

“Siapa yang memberi makanan orang yang sedang berpuasa untuk berbuka, maka baginya pahala seperti orang puasa tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala orang puasa tersebut,” (Hadits Shahih, riwayat al-Tirmidzi).

Sedekah Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Keutamaan sedekah di bulan Ramadan yang terakhir adalah menjadi amalan baik terutama di sepuluh hari terakhir Ramadan. Seperti dikatakan sebelumnya, bahwa melakukan amalan-amalan sunnah di bulan Ramadan dapat memperbanyak pahala kebaikan, termasuk bersedekah di bulan Ramadan.

Dalam hal ini, para ulama menjelaskan bahwa bersedekah di sepuluh hari terakhir mempunyai keutamaan yang lebih dibandingkan hari-hari lain selain bulan Ramadan.

“Para ulama dari kalangan kami (Madzhab Syafi’i) mengatakan bahwa bersikap dermawan itu sangat dianjurkan pada bulan Ramadan. Pada sepuluh terakhir dari bulan Ramadan lebih utama karena mengikuti praktik yang dijalankan Rasulullah SAW dan para ulama salaf. Sebab, bulan puasa adalah bulan yang mulia karenanya kebaikan di dalamnya lebih utama dibanding bulan lain. Karena orang-orang terkonsentrasikan dengan puasa dan menambah intensitas ibadahnya dibanding dengan intensitas mencari nafkah untuk kehidupannya sehingga mereka membutuhkan uluran tangan dan bantuan,” (Muhyiddin Syaraf An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzdzab, Kairo-Dar Al-Hadits, 1421 H/2010 M, juz VII, halaman 576). (Sumber: merdeka.com)

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Cak Amir Mitra Dakwah Pegadaian Jelaskan Manfaat Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

NU Sumsel Online – Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam, berupa kalam Allah SWT yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *