Cak Amir Berikan Ceramah Manfaat Puasa 9 dan 10 Muharram di TVRI

NU Sumsel Online – Ketua PWNU Sumatera Selatan memberikan ceramah di TVRI tentang manfaat puasa 9 dan 10 muharram pada 19 Agustus 2021.
KH Amiruddin Nahrawi menjelaskan bahwa manfaat puasa 9 dan 10 muharram Salah satu nilai penting yang diajarkan oleh Rasulullah adalah ibadah puasa di bulan Muharram.

Berikut keutamaan menjalankan puasa di bulan Muharram:

1. Menebus Dosa Setahun Silam

Sebagai umat manusia yang tak luput dari dosa dan salah maka perlu memperhatikan sarana untuk mengikis dosa-disa yang mungkin telah dilakukan.

Satu dari beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk itu adalah dengan menunaikan ibadah puasa puasa Asyura.

Mengerjakan puasa Asyura dapat menebus dosa yang telah kita lakukan setahun sebelumnya.

Seperti yang diungkapkan oleh Abi Qatadah, bahwa Rasulullah ditanya tentang puasa Asyura kemudian beliau menjawab, “Menebus dosa tahun yang lalu.” (HR.Muslim)

2. Mengikuti Ajaran Rasul

Berita Lainnya :   Cak Amir Kajian Kitab Kuning Rutin Hari Selasa Di Mapolda Sumsel

Seperti yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Abbas:

“Rasulullah telah berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan supaya orang-orang berpuasa.” (HR.Muslim).

Kemudian, Abu Hurairah juga berkata:

Saya mendengar Rasulullah bersabda: “Hari ini adalah Hari Asyura, dan kamu tidak diwajibkan berpuasa padanya. Dan saya sekarang berpuasa, maka siapa yang suka, berpuasalah. Dan siapa yang tidak suka, berbukalah!”

3. Keutamaannya di Bawah Puasa Ramadhan

Ada hadis yang diungkapkan oleh Abu Hurairah, bahwa puasa pada bulan Muharram keutamaannya tepat di bawah puasa Ramadhan.

Oleh karenanya, puasa pada bulan Muharram memiliki keutamaan yang luar biasa.

Sebab puasa Ramadhan adalah wajib sedangkan puasa Muharram adalah sunah.

4. Hari Puasa Umat Nabi Musa

Ibnu Abbas mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad SAW datang ke Madinah dan melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura.

Maka Nabi bertanya. “Ada apa ini?”

Berita Lainnya :   PMII Cabang OKU Sukses Menyelenggarakan PKL SE-SUMSEL

Mereka menjawab, “Hari baik, saat Allah membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari musuh mereka, hingga membuat Musa berpuasa karenanya.”

“Saya lebih hormat terhadap Musa dari kamu.” Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa.” (HR. Bukhari Muslim).

Puasa Asyura berhubungan erat dengan Nabi sebelum Rasulullah, yaitu Musa dan kaumnya.

Maka dari itu, beliau memuliakan hari itu dengan berpuasa.

5. Mewujudkan Impian Rasulullah

Ada sebuah obsesi Rasulullah yang belum terlaksana, lantaran ajal menjemput sebelum tercapai.

Obsesi itu adalah puasa Tasu’a, yakni puasa pada tanggal 9 Muharram.

Hal itu seperti yang diceritakan Ibnu Abbas ra: Rasulullah bersabda:

“Kalau saya lanjut umur sampai tahun yang akan datang, niscaya saya akan berpuasa Tasu’a (tanggal 9 Muharram). (HR.Muslim).

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Cak Amir Doakan Kombes Pol. Ucu Kuspriyadi Ultah ke 48

NU Sumsel Online – Ketua PWNU Sumsel KH. Amiruddin Nahrawi mengucapkan Selamat Ulang tahun kepada Karo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *