Cak Amir Himbau Masyarakat Untuk Sholat Idul Adha Dirumah

NU Sumsel Online – Pemberlakuan Perbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berlakukan di beberapa daerah di Sumatera Selatan, mengingat Corona belum juga meredah Ketua Tanfidziyah PWNU Sumsel, KH Amiruddin Nahrawi meminta warga NU dan Sumsel fokus melakukan solat Idul Adha (ID) di rumah saja.

Ini sebagai bentuk upaya penyelamatan diri sendiri hingga melindungi bangsa dan negara.

“Ingat dalam situasi seperti ini sebaiknya ikuti imbauan pemerintah dengan melakukan sholat Idul Adha di rumah bersama keluarga, ” imbaunya saat di jumpai di kantor PWNU Sumsel, Palembang Sabtu (17/07).

Melaksanakan ibadah di rumah saja sudah menyelamatkan diri dari ancaman virus Covid-19, termasuk melindungi keluarga, tetangga hingga bangsa dan negara untuk menekan penyebaran virus tersebut yang sampai saat ini masih berkembang pesat.

Cak Amir yang saat ini menjabat sebagai staff ahli Gubernur bidang keagamaan ini juga meminta warga agar tidak mengartikan pelaksanaan ibadah di rumah saja dengan pemikiran yang macam-macam apalagi berpikir yang negatif, karena Sumsel dalam kenyataan sudah masuk dalam fase yang tidak aman.Jika tidak dijaga dan diperhatikan pelaksanaannya justru bisa menjadi ancaman bagi diri sendiri dan keluarga dekat lainnya.

Berita Lainnya :   Cak Amir Jadi Ketua Tim Pansel KPID Sumsel

“Memaksa diri untuk beribadah secara berjemaah bisa jadi ancaman karena kita tidak tahu orang di samping kanan dan kiri saja. Apakah dia betul-betul sehat atau tidak. Kita tidak bisa menjamin itu. Begitu kita pulang, kita tidak tahu apakah kita sendiri tertular lalu berinteraksi dengan keluarga dekat. siapa yang menjamin. makanya kita minta ikuti anjuran pemerintah saja. Justru itu akan lebih aman,” ucap pria yang biasa disapa cak Amir ini.

Dia juga meminta dalam situasi seperti ini, virus Covid-19 sudah menjadi ancaman semua negara, dan jadi momok menakutkan semua lapisan dan untuk beribadah salat Iduladha bisa dilakukan dimana pun tanpa mengurangi kekhusuan dan nilai ibadah itu sendiri.

Berita Lainnya :   Ketua PWNU Sumsel Cak Amir Menolak Tegas Perpres Investasi Miras

“Beribadah solat Iduladha bisa dilakukan dimana pun. Apalagi bersama keluarga sendiri, yang penting khusu.Ini yang lebih berfaedah dibandingkan harus mengambil resiko tertular atau menulari, ” Katanya.

Untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban pun, lanjut dia, sebaiknya bisa diatur sedemikian rupa untuk menghindari keramaian juga.

“Poin ini yang penting dan harus diingat bahwa semua hal bisa dilakukan seaman mungkin tanpa mengurangi nilai ibadah itu sendiri, ” pungkasnya. (Sumber: PosKita.Id)

About Redaksi NU Sumsel

Check Also

Ketua PWNU Maluku Utara KH. Sarbin Sehe dan Ketua PWNU Sumsel Cak Amir Sepakat Dukung Gus Yahya Pada Muktamar NU ke 34

NU Sumsel Online – Menjelang Muktamar NU ke 34 telah banyak calon kandidat yang akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *